Pusat Agrobisnis Indonesia
Email : Sandi :
Gabung GRATIS di Facebook Facebook dan Twitter Twitter untuk mendapatkan update-update terbaru
http://tokoagro.comhttp://pupukgdm.com
Bisnis Budi Daya Cacing Sutra Banjir Pembeli, Pemasok Masih Langka
Bisnis Budi Daya Cacing Sutra Banjir Pembeli, Pemasok Masih Langka
Share
2013-04-16 15:54:14 | dibaca 11263 kali

Cacing Tubifex atau lebih di kenal dengan Cacing Rambut atau Cacing Sutra adalah merupakan jenis cacing yang bisa hidup di air. Cacing ini hidup dan berkembang biak pada habitat air yang memiliki tingkat ke asaman (pH-red) sangat rendah dan biasanya kondisi semacam ini terdapat di comberan limbah rumah dapur, parit, lim­bah tahu dan sebagainya.

 

Di katakan Achmad Munajat, seorang petani ikan gurami dari Desa Singasari, Kecamatan Karang Lewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang sekarang ini sedang mencoba membudi dayakan cacing tubifex untuk pakan larva gurami, bahwa pengembangbiak­kan cacing jenis ini menjadi sangat bermanfaat sekali ketika di temukan metode pendederan larva gurami secara intensif menggunakan bak atau kolam terpal.

 

Pencari Cacing Sutra Lokal Tidak Bisa Penuhi Permintaan

 

Bisnis cacing tubifex atau cacing sutra sekarang ini sedang menja­di Trend, karena keuntungan yang di dapat cukup menggiurkan dan sangat di butuhkan para petani pembenihan atau pendederan ikan gurami, apalagi sekarang ini sedang di galakkan kembali budi daya ikan gurami oleh gubernur Jawa Tengah.

“Dengan di galakkannya pro­gram Mina Politan di Propinsi Jawa Tengah oleh gubernur Bibit Waluyo, khususnya di 3 kabupaten seperti Kabupaten Boyolali, Klaten dan Ka­bupaten Banyumas, sehingga men­jadikan peluang bisnis yang sangat menguntungkan kedua belah pihak antara petani ikan dan pembudi daya cacing tubifex yang sekarang ini masih sangat langka,”ungkap Achmad Munajat.

Selama ini, menurut Munajat, petani pendederan ikan gurami ha­nya mendapat pasokan cacing tubi­fex atau cacing sutra ini dari Kabu­paten Tasikmalaya yang harganya cukup tinggi di pasaran sekitar Rp 5. 000,- hingga Rp 6. 000,-. Jadi me­ngapa kita tidak mencoba berbisnis budidaya cacing sutra yang masih langka ini.

“Sementara Prospek ke depan­nya sudah tidak di ragukan lagi ten­tang pembeli dan keuntungannya,” tegas Munajat. (Lihat Tabel Analisasi Keuntungan dan permodalan-red).

Sedangkan penjual cacing sutra dari lokal Banyumas sendiri, di tam­bahkan Munajat, tidak bisa meng­cover atau memenuhi kebutuhan petani ikan di Eks Karesidenan Banyumas khususnya.

Cacing tubifex yang semula menjadi pakan alternative bagi petani ikan khususnya yang mem­bidangi pendederan larva hingga menjadi benih ikan berukuran biji oyong, sekarang ini menjadi menu utama di samping pakan dari pabrikan.”Cacing Tubifex selain un­tuk konsumsi larva gurami, juga bisa di konsumsi larva bayong lele,” imbuh Munajat, yang juga mema­sarkan Herbal Tubifex sebagai cam­purannya.

Mungkin sekarang ini, tutur Munajat, untuk memenuhi kebu­tuhan konsumsi pakan larva gurami maupun lele yang sedang anda dederkan bisa tercukupi jika anda membudidayakan cacing tubifex atau cacing sutra ini.

“Dan jika di awal tahun 2011 ini anda berminat untuk menjadikan­nya ladang bisnis, mengapa tidak anda coba dari sekarang, karena permintaan dan persediaan seka­rang ini masih tidak berimbang,” ajak Achmad Munaja

 

Analisasi Budi Daya Cacing Tubifex:

 

  • Investasi (untuk 10 x panen)
    1. • Kolam plastic ukuran 2x5 meter
    2. Butuh plastic 2 Kg Rp 50. 000,-
    3. • Bambu = 5 batang x @Rp8. 000 Rp 40. 000,-
    4. • Pipa Pralon (uk. 3/4inch) = 2 btg x @Rp10. 000,- Rp 20. 000,-
    5. • Upah Tenaga Kerja = 2 orang x @Rp25. 000,- Rp 50. 000,-
    6. Rp 160. 000,-
    7. B. Modal Kerja
    8. • Herbal Tubifex (uk. 50 Gram) Rp 22. 000,-
    9. • Tembelek Ayam Petelur (1 Kg) Rp 10. 000,-
    10. • Dedek halus (1 Kg) Rp 2. 500,-
    11. • Benih cacing (5 gelas x @ Rp3. 000,-) Rp 15. 000,-
    12. Rp 49. 500,-
    13. C. Omset
    14. • Dalam satu kali pemanenan bisa menghasilkan 50 gelas (uk 240 ml)
    15. • Harga pasaran pergelas mencapai Rp 5. 000,- x 50 gelas = Rp 200. 000,-
    16. D. Penyusutan investasi (10%)
    17. • Penyusutan investasi Rp 16. 000,- + Modal kerja Rp 49. 500,-
    18. = Rp 65. 500,-
    19. E. Keuntungan
    20. • C –D = Rp 134. 500,-
    21. (dalam satu kali pemanenan, dengan waktu 10 hari)

 

Cacing Tubifex Sulit Dicari di Musim Hujan


Memang sangat menun­jang sekali untuk per­kembangan benih gurami jika memanfaatkan cacing tubifex sebagai pakan alami, pasal­nya ukurannya yang relative kecil dan sangat pas dengan penampang mulut larva ikan serta mengandung nutrisi gizi yang sangat tinggi,”jelas Achmad Munajat, yang sejak beberapa bulan ini berhasil melakukan pembudidayaan cacing tubifex, sebagai pakan larva gurami.

Alasan lain mengapa saya melakukan pengembangbiak­kan cacing tubifex, lanjut Mu­najat, karena sangat jarang dan cukup sulit untuk men­cari atau membeli cacing sutra pada musim pen­ghujan, karena ca­cing seperti ini tidak akan ada jika hujan terus mengguyur dan tentunya cacing sutra liar ini akan hanyut terbawa air mengalir.

 

Waktu Pemanenan Hanya 10 Hari dari Saat Penebaran

 

Dengan banyaknya masyarakat yang melakukan pendederan ikan, baik itu gurami maupun lele dengan menggunakan terpal, di jelaskan Achmad Munajat, tentu­nya perlu adanya pensuplaian pakan larva secara rutin, sehingga perkem­bangan larva menjadi sehat dan ti­dak terganggu pertumbuhannya, hal ini tentunya menjadikan kebutuhan akan cacing tubifex ini semakin me­ningkat.

“Jadi mari kita coba budi da­yakan cacing sutra ini secara besar-besaran agar kebutuhan pakan larva cara alami ini bisa terpenuhi, pasal­nya hingga sekarang ini masih sangat langka orang yang membudidayakan cacing sutra,” tutur Achmad Munajat, yang secara rutin mengisi program perikanan di Radio Milik Bangsa RRI Purwokerto, setiap minggu kedua usai maghrib.

Pembuatan kolam cacing Tubifex atau cacing sutra ini, paparnya, sa­ngat mudah dan tidak terlalu me­makan tempat, pasalnya cukup anda persiapkan plastik tebal pengganti terpal yang biasa di pakai untuk pen­dederan ikan.”Memang jika ingin memakai terpal juga bisa, tapi de­ngan memakai media plastik tebal ini cukup mengurangi cost atau biaya investasi,” jelasnya.

Adapun media untuk budi daya cacing ini, menurutnya, adalah ko­toran ayam petelur, kotoran burung puyuh (ini lebih bagus), kotoran kambing maupun tlepong, kemudian dedak halus.

Sedangkan tehnik budi daya­nya, lanjut Munajat, pertama salah satu kotoran yang anda pilih (misal kotoran ayam petelur-red) tersebut di jemur hingga kering kemudian di haluskan selanjutnya di campur de­dak halus dengan perbandingan 1 dedak: 2 kotoran ayam (di sebut Me­dia-red), kemudian campurkan her­bal Tubifex (HT) ukuran 5 gram untuk 1 kg media.

Pencampuran dengan herbal Tubifex (HT) sangat di perlukan, ujar Munajat, pasalnya HT berguna untuk pengembangbiakan dan pertumbuh­an cacing Tubifex tersebut, di sam­ping itu juga untuk meningkatkan produksi telur cacing.

Lebih lanjut, tanah setinggi sekitar 15 cm yang telah di siapkan di kolam plastic dan telah di halus­kan tersebut, selanjutnya di campur bersama media dengan dosis 250 gram per meter persegi dan di aduk merata.

Setelah diaduk merata, menurut Munajat, selanjutn ya di aliri air se­tinggi 5 cm di atas media itu dan di rendam selama 4 hari untuk proses adaptasi, dan pada hari ke 5 air mulai di jalankan (air mengalir-red) dengan memakai pralon ukuran ¾ inch. Se­telah air mengalir, benih cacing siap di tebarkan dengan cara di tanam di lubang-lubang seperti sedang mena­nam padi.

“Memasuki hari ke 10 dari saat penebaran, biasanya cacing sudah berkembang dan tampak seper­ti rambut kemerah-merahan serta berkoloni, jika cacing sudah berkolo­ni itu artinya cacing sudah siap di panen, dan bisa menghasilkan seki­tar 50 gelas ukuran 240 ml,” kata Achmad Munajat.

Dan perlu di ingat, imbuhnya, bahwa cacing itu kehidupan untuk berkembang ada di malam hari, jadi untuk mengatasinya di atas kolam tersebut perlu di beri jaring net warna hitam untuk membuat sedikit gelap pada siang hari. •

 

Achmad Munajat

Jalan KS Tubun 24

Desa Bantarsoka

Kec. Purwokerto Barat

Kab. Banyumas

Jawa Tengah

Komentar

ramuan obat69
jual obat kuat,obat pembesar penis,alat bantu sex pria wanita,kosmetihub 081214654878 bb 79bdbe0dklik http//vimaxobatkuat.com

Jan 05, 2015 - 10:58

Tulis komentar anda di sini..
Submit
Daftar Member Gratis
Jumlah post : 3044
Jumlah member : 3353
Facebook
Twitter
News
Beta Testing PusatAgro.com
2012-04-29 17:44:51

Per tanggal 01-12-2011 kami meluncurkan website PusatAgro.com (Beta)

Kami akan mengecek system kami, jika ada bug (error) yang dijumpai silakan kabari kami.



 

Copyright © 2011 PusatAgro.com, All Rights Reserved.