Pusat Agrobisnis Indonesia
Email : Sandi :
Gabung GRATIS di Facebook Facebook dan Twitter Twitter untuk mendapatkan update-update terbaru
http://tokoagro.comhttp://pupukgdm.com
Bisnis Sapi Bapak Polisi Tugas Utama, Siap! Sambilan Oke
Bisnis Sapi Bapak Polisi  Tugas Utama, Siap! Sambilan Oke
Share
2013-04-16 16:24:41 | dibaca 3112 kali

Menekuni bisnis peter­nakan sapi secara se­rius memang belum begitu lama yakni sejak tahun 2005, dengan alasan angka kematian sapi lebih rendah di bandingkan dengan beternak unggas seperti ayam dan sebang­sanya, yang juga memiliki keren­tanan penyakit cukup tinggi. Hal inilah yang menjadi satu alasan Aiptu Boiranto, seorang anggota Polisi yang bertugas di Kepolisian Sektor (Polsek) Bukateja, Kabupa­ten Purbalingga, mengapa dia me­milih usaha sampingan beternak sapi hingga sekarang ini.


“Berhubung saya sebagai abdi Negara dan pelayan masyarakat, maka tugas utama saya ya seba­gai seorang polisi itu”. Sedangkan bisnis sapi merupakan usaha sam­pingan yang ke depannya cukup menjanjikan. “Akan saya tekuni sebagai bekal saya pensiun nan­ti,” jelas Boiranto, pria kelahiran Ponorogo Jawa Timur, 2 juli 1958.

Sebenarnya keluarga saya di kampung merupakan keluarga pe­ternak sapi, terangnya lebih lan­jut. Namun karena kesibukan saya sebagai abdi Negara di Kepolisian Resort (Polres) Purbalingga sejak tahun 1978, maka hobi beternak sapi saya tunda dulu hingga tahun 2005, baru kemudian saya tekuni kembali.

Ketertarikan saya untuk kem­bali menekuni bisnis beternak sapi ini, ujarnya, juga merupakan peran penting dari Kapolres Purbalingga yang pada waktu itu di jabat AKBP Wira Wijaya. Beliau mengetahui saya suka memelihara sapi sehing­ga pak Wira sengaja beli empat ekor sapi dan menitipkan kepada saya untuk merawat, saya juga ikutan membeli sapi jenis simetal sebanyak enam belas ekor.

“Kalau bicara keuntungan memang tidak secepat beternak ayam atau ikan, namun jika beter­nak sapi dalam sekali jual saja ke­untungan per ekornya lumaya bisa untuk nambah biaya kuliah anak-anak saya,”ungkap Boiranto, yang membiayai kuliah ketiga anaknya dari hasil menjual sapi yang meru­pakan jenis sapi potong.

Boiranto yang yang sebe­lumnya pernah menekuni usaha peternak ikan, merasakan kurang berhasil dalam mengelola usaha tersebut, dengan alasan harga pe­rawatan ikan dengan harga jualnya tidak seimbang dan keuntungan­nya kurang menggiurkan, sehing­ga usaha tersebut dia tinggalkan.

 

Dengan Merawat Sendiri, Sapi Kurus Dijamin Cepat Gemuk

 

Meski usaha yang saya rintis kembali ini tidak secara besar-besaran se­perti layaknya pengusaha yang terjun se­cara penuh ke peternakan sapi, menurut Boiranto, akan tetap saya pertahankan dan saya teruskan. Pasalnya investasi yang saya tanam dalam usaha ini juga tidak sedikit, seperti pembuatan kandang untuk 20 ekor sapi berukuran 3x15 meter yang sudah saya buat secara permanen dengan biaya waktu itu menghabiskan 16 juta rupiah.

“Pada awalnya tahun 2005, saya mem­beli sapi jenis simetal dengan usia 6 hingga 7 bulan dengan harga sekitar 4 juta rupi­ah per ekornya. Kemudian saya beli 16 ekor dan Komandan saya membeli 4 ekor dengan usia yang sama,” terang Boiranto, yang membangun kandang sapi di be­lakang rumah.

Pada waktu itu, tuturnya, dalam pera­watannya tidak saya kerjakan sendiri tapi saya pekerjakan 4 orang untuk merawat­nya dengan sistem bagi hasil sebesar 50:50. Kemudian untuk mensuplai rumput sebagai pakannya saya menanam rumput gajah di ladang saya yang seluas 1400 m.

Namun karena stok rumput yang selalu kekurangan maka saya mencoba menyewa tanah kebun milik tetangga se­banyak 3 lokasi dengan luas yang sama untuk saya tanami rumput gajah. “Saya bersyukur kepada Allah dan juga tetangga yang menyewakan tanahnya dengan harga 1 juta rupiah pertahunnya, sehingga saya bisa menyewa selama 5 tahun,” urainya.

Untuk perawatan sapi-sapinya seka­rang ini Boiranto agak kebingungan, pa­salnya sudah beberapa kali sang perawat mengundurkan diri setelah mendapatkan bagian dari jual sapi miliknya. Intinya, me­reka sekarang ini sudah bisa mandiri kare­na juga membeli sapi dan di rawat sendiri, jadi tidak banyak waktu untuk merawat dua kandang. Jadilah sekarang Boiranto mencoba terjun sendiri dalam perawatan hingga mencari rumput dengan mobil bak terbuka milik pribadi.

“Dengan merawat sendiri, saya dapat merasakan pada mulanya betapa repot­nya, namun sekarang ini sudah terbiasa bersama anaknya membantu mencari rumput untuk pakan ternak sapi ini,” aku Boiranto. Bapak Polisi ini juga secara rutin berkonsultasi dengan mantri hewan dari Dinas Peternakan Kabupaten Purbalingga untuk perkembangan sapinya agar lebih sehat dan gemuk.

Makanya sekarang ini, ujar pria yang menikahi Purwanti, wanita asal Desa Ke­dung Jati, Kecamatan Bukateja ini, berani beli sapi kurus yang kurang terawat oleh pemiliknya. “Pasalnya pada saat saya bawa pulang sapi yang telah saya beli, selalu saya panggilkan mantri hewan untuk memberi­kan suntikan imunisasi serta memberikan vitamin agar badannya cepat gemuk.

 

Borong Sapi Kurus Bantuan Pemerintah

 

Boiranto sekarang ini memiliki sapi bantuan dari pemerintah yang kondisinya sangat kurus ka­rena kurang terawat oleh pemilik yang mendapat bantuan pemerin­tah tersebut.

“Memang benar, 3 bulan lalu saya iseng kepasar hewan di Pur­balingga dan saya lihat ada sapi sebanyak 16 ekor kok kurus sekali. Kemudian saya tanya ke penjual­nya dia bilang sapi bantuan peme­rintah yang sudah tidak terawat oleh pemiliknya. Akhirnya saya borong semua itu sapi dengan har­ga 4, 5 juta rupiah per ekornya,” tutur Boiranto, yang sekarang ini senang melihat sapi yang dibeli­nya sudah mulai gemuk.

Berbicara pengalaman per­nah di tipu oleh orang yang me­rawat sapi-sapinya, Boiranto menyatakan tidak pernah meng­alami hal semacam itu. Ini kare­na dia selalu menerapkan pola seperti di kedinasannya yakni waskat (pengawasan melekat-red) terhadap orang-orang yang merawat tersebut. ”Sehingga kalau mereka mau akal-akalan tentunya tidak mungkin bisa. Orang yang sering kena tipu perawat sapi biasanya jika antara rumah pemilik dengan kandang berbeda tempat yang cukup jauh. ”Jadinya tidak maksimal memoni­tor,” ujarnya memberi teori.

 

Idul Adha Harga Jual Sapi Tinggi

 

Kalau berbicara omset atau penghasilan, ujar Boiranto, tidak seperti bisnis ayam atau ternak lainnya yang mungkin bisa tiap bulan panen. Kalau penjual­an sapi-sapi saya biasanya di jual pada saat menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Hari Raya Idul Adha yang secara pasti membutuhkan stok daging banyak di banding bulan lainnya. Tentunya di bulan tersebut harga sapi bisa mening­kat tajam.

“Khususnya pada hari raya Idul Adha, orang yang akan ber­qurban biasanya lebih tertarik beli sapi dari kandang, karena le­bih tahu kondisi kesehatan sapi tersebut,”jelasnya.

Dengan masa perawatan atau pembesaran sapi maksimal hingga 10 bulan, tuturnya, dengan kon­disi hingga layak jual dan layak konsumsi, saya bisa mendapat keuntungan minimal 3 juta rupi­ah dan maksimal 7 juta rupiah. ”Ini tergantung dari bobot sapi, serta penampilan sapi yang cukup menyakinkan, biasanya sapi jenis simetal harga jualnya cukup ma­hal,” ungkapnya blak-blakan.

 

Prediksi 2013 Harga Sapi Potong Masih Mahal

 

Untuk prospek di tahun 2013, ujar Boiranto, harga penjual­an sapi masih cukup mahal dan ini tentunya di tunjang dengan pera­watan sapi hingga maksimal dan berkualitas super.

Agar kualitas sapi terus ter­jaga, Boiranto menerangkan, ke­segaran rumput harus terjaga, se­belum makan rumput saya selalu memberi ampas tahu sebanyak 2 kg per ekor. Setelah sapi-sapi itu menghabiskan masing-masing satu ember ampas tahu, selanjut­nya saya beri rumput yang sudah saya aduk dengan garam secukup­nya.

“Untuk ampas tahu per kilo­gram saya membeli dengan harga Rp 2. 500,- sedangkan untuk rum­putnya karena sekarang saya ta­ngani sendiri, per harinya untuk 20 sapi yang ada bisa menghabiskan 15 gulung rumput,” pungkas Boi­ranto, yang memberi makan sapi cukup pagi dan sore hari. • Teks & Foto: Sucipto

 

Aiptu Boiranto

Desa Kedung Jati

RT 003 / RW 03

Kecamatan Bukateja,

Kabupaten Purbalingga

Berita Lainnya :
Komentar

ronnie
Ingin menggemukkan sapi dalam 40 harigunakan Viterna PlusMeningkatkan pertambahan berat badan perhari Memacu Enzim2 pencernaan ternak.Memberikan Mineral2 essensial maupun non essensial.Memberikan berbagai nutrisi yg diperlukan untuk pertumbuhan Menambah kandungan asam-asam lemak di dalam rumen / lambung ternak.Mengandung hormon pertumbuhan alami Meningkatkan Nafsu Makan.Mengurangi Bau Kotoran Ternak.Hub 08970468515, 081231939720 email yusronnie@gmail.com utk info

May 15, 2013 - 10:24

ronnie
Ingin menggemukkan sapi dalam 40 harigunakan Viterna PlusMeningkatkan pertambahan berat badan perhari Memacu Enzim2 pencernaan ternak.Memberikan Mineral2 essensial maupun non essensial.Memberikan berbagai nutrisi yg diperlukan untuk pertumbuhan Menambah kandungan asam-asam lemak di dalam rumen / lambung ternak.Mengandung hormon pertumbuhan alami Meningkatkan Nafsu Makan.Mengurangi Bau Kotoran Ternak.Hub 08970468515, 081231939720 email yusronnie@gmail.com utk info

May 15, 2013 - 10:24

ramuan obat69
jual obat kuat,obat pembesar penis,alat bantu sex pria wanita,kosmetik hub 081214654878 bb 79bdbe0 dklik http//vimaxobatkuat.com

Jan 05, 2015 - 11:02

Tulis komentar anda di sini..
Submit
Daftar Member Gratis
Jumlah post : 3044
Jumlah member : 3353
Facebook
Twitter
News
Beta Testing PusatAgro.com
2012-04-29 17:44:51

Per tanggal 01-12-2011 kami meluncurkan website PusatAgro.com (Beta)

Kami akan mengecek system kami, jika ada bug (error) yang dijumpai silakan kabari kami.



 

Copyright © 2011 PusatAgro.com, All Rights Reserved.