Pusat Agrobisnis Indonesia
Email : Sandi :
Gabung GRATIS di Facebook Facebook dan Twitter Twitter untuk mendapatkan update-update terbaru
http://tokoagro.comhttp://pupukgdm.com
Burung Kenari, Idola Baru para Hobiis
Burung Kenari, Idola Baru para Hobiis
Share
2013-04-16 15:42:25 | dibaca 3400 kali

Si mungil yang cantik ini disukai orang dan harganya cukup bagus di pasaran. Kalau bisa menyilangkan sendiri, keuntungan bakal kita dapatkan. Saat ini, harganya berkisar antara lima puluh ribu sampai jutaan rupiah.


Untuk hobiis burung wilayah Solo, jenis Kenari masih menjadi piaraan favorit. Karena makanan favorit bu­rung ini adalah biji-biji kenari, maka ia dinamakan burung Kenari. Jenisnya sangat banyak. Namun yang paling diburu adalah jenis Kenari Wortel. Sesuai namanya, burung ini punya ciri fisik atau warna bulu mirip-mirip buah wortel.

Jenis wortel banyak disuka karena memang sangat indah bulunya. Belum lagi kalau sudah jadi. Artinya sudah bisa ber­kicau sempurna. Tentu semakin menggemaskan. “Bahkan ia bisa berkicau hingga 13 variasi bunyi,” ujar Hariyo (47), hobiis burung asal, Solo, Jateng.

Menurut pria yang telah berputra tiga ini, memelihara bu­rung kenari sebenarnya tergolong mudah. Asal tahu karakter serta pola kebiasaannya, kenari akan tumbuh menjadi burung yang berkualitas. “Mulai kebiasaan mandi, makan, dan minum harus kita hafalkan,” tambahnya.

 

Variasi makanan


Lalu bagaimana standar umum pemelihara­an burung Kenari tersebut? Pertama, soal makanan. Sesuai namanya, burung ini paling doyan menyikat biji-biji kenari. Di pasaran su­dah banyak tersedia biji kenari kering dalam kemasan. Merknya pun bermacam-macam. Semua pada dasarnya sama kualitas. Hanya mungkin beda harga. Namun itu semua ter­gantung kebiasaan para hobiis.

“Boleh juga dise­lingi dengan makanan variasi,” imbuh pria yang sebentar lagi juga bersiap memanen ter­nak kambingnya ini. Menurutnya, burung Kenari akan jauh le­bih sehat jika nutrisi yang dikonsumsinya le­bih bervariasi. Variasi makanan yang diper­lukan antara lain jenis asinan, sayur-sayuran dan buah-buahan.

“Burung Kenari paling suka dengan daun sawi putih, selada dan apel.” Sama seperti manusia, asupan dari buah dan sayur-sayur­an tersebut sangat berguna untuk kebutuh­an vitamin dan serat si burung. Karena kalau kebutuhan akan serat kurang, ia juga akan mengalami gangguan dalam pola kebiasaan membuang kotorannya. Jika kebutuhan serat tercukupi, tentu aktivitas buang kotoran juga lancar.

“Kenari koleksi saya, selain buah dan sa­yur, juga biasa saya tambahkan telur puyuh matang setiap empat hari sekali,” ujarnya ber­semangat.

Penambahan telur puyuh memang tidak setiap hari ia lakukan. Tujuannya agar burung Kenari tetap terjaga karakter serta kebiasaan­nya terutama dalam hal pola makan. Protein yang dikandung dalam telur puyuh memang sangat tinggi kadarnya. Dan diyakini mampu menaikkan kecerdasan serta daya tangkap si burung dalam merespon suara atau bunyi-bunyian dari sekeliling, terutama kicau dari burung-burung lain.

Namun untuk makanan pokok dan asupan serat, usahakan terus selalu tersedia dalam sangkar atau kandang si burung. Begitu habis segera ganti atau beri dengan makanan baru. Jika tidak, akibatnya burung bisa stress dan bisa jadi akan ngambek atau mogok berkicau.

 

Air minum dan mandi


Selanjutnya, jatah air minum. Jangan sampai burung Kenari sampai telat pemberian air minumnya. Karena burung jenis ini memang sangat tinggi kebutuhan akan air. Jadi usahakan tiap pagi, beri air minum pada wadah burung. Lebih dianjurkan lagi untuk selalu mengganti air minum lama de­ngan yang baru. Pilihlah air yang bersih.

“Agar lebih praktis, guyur saja wadah air minum hingga meluber airnya, otomatis air yang lama pasti keluar dan berganti dengan air baru yang lebih segar,” lanjutnya lagi.

Beberapa hobiis juga sering memberi tambahan komposisi vitamin pada makanan burung Kenari. Komposisi Vitamin yang paling lengkap dan dikenal di pasaran adalah jenis “Sing a Song”. Vitamin cair dalam kemasan ini dipercaya mampu meningkatkan daya kicau burung. Antara lain mem­buat burung cepat berkicau, membuat burung rajin berkicau, dan bisa meningkatkan vitalitas burung terutama saat hendak dilombakan dalam kontes burung.

Ketiga, soal mandi. Ternyata burung Kenari memang paling demen berbasah-basah ria. Idealnya tiap pagi ia harus selalu mandi. Caranya cu­kup dengan disemprot air bersih. Saat debu-debu di sekujur tubuhnya su­dah hilang, pasti ia akan merasa segar, dan urusan mengoceh alias berki­cau tentu menjadi lancar.

 

Penanggulangan Penyakit dan Kebersihan Kandang


Hal penting lagi yang perlu diperhatikan adalah kebersihan kandang. Meskipun terdengar sepele, namun kebersihan kan­dang ini mutlak harus diperhatikan. Jika kandang kotor, maka peluang terserang ber­bagai panyakit semakin besar. Apalagi kini masih marak dengan merebaknya penyakit flu burung. Nah kandang atau sangkar bu­rung yang bersih adalah syarat mutlak yang tak bisa ditawar-tawar lagi.

“Tiap hari membersihkan kandang, hu­kumnya adalah wajib,” ujar pria yang juga memiliki karamba ikan di waduk Kedung­ombo ini.

Maka jika hobiis atau pemilik hen­dak pergi jauh atau lama, usahakan mem­percayakan pada seseorang untuk bisa membersihkan kandang. Pria kalem inipun mengaku, jika sedang pergi, ia meminta to­long pada keluarga atau teman di Solo un­tuk bisa membersihkan kandang burungnya tiap hari.

“Sekarang lihat saja sendiri, burung ke­nari saya terlihat sangat cantik, baik suara maupun bulunya,” ulas­nya sambil menunjuk burung kenari kesayang­annya.

Meskipun kenarinya bukan jenis wortel, namun penampilan fisiknya memang cukup mengagumkan. Bulu warna kuning di badan dipadu dengan warna hitam bulu sayap yang bergaris putih kekuning-kuningan me­mang sangat bersih, mulus dan cantik.

Sementara paruh pendek lancip ber­warna krem tampak imut dan mungil. Apala­gi saat berkicau, sungguh sangat menawan. Juga tampilan kaki serta cakarnya. Merah menyala dan sedikit transparan. Cakarnya terlihat saat kokoh saat nangkring atau hinggap di ranting batang pohon. Masih di­tambah matanya yang hitam bening. Tajam mengawasi sekeliling.

Jika sangkar atau kandang kotor, maka berbagai macam penyakit akan datang. Yang paling populer adalah penyakit yang menyerang kaki burung. Kulit kaki biasanya akan mengelupas. Warna merah transpa­rannya juga akan memudar. Dan parahnya jika sudah terlambat, kuku pada jari kaki juga akan rontok dan sulit untuk tumbuh lagi. Jika sudah begitu burung Kenari kesa­yangan dipastikan akan sulit untuk hinggap lagi. Ia hanya bisa berjalan lambat di lantai sangkar, karena kuku sebagai modal ceng­keramannya sudah lumpuh.

Penyakit yang biasanya juga menyerang Kenari jika kandang kotor adalah cacingan. Jika terkena cacingan, burung akan ngam­bek berkicau meskipun dipasok dengan beragam vitamin. Meskipun makannya ba­nyak, tubuhnya tetap kurus dan bulu-bulu­nya rontok. Sama seperti manusia, obat ca­cing dalam dosis rendah bisa diberikan.

“Saya pernah menggunakan Com­bantrin (obat cacing untuk manusia) untuk burung kenari yang cacingan. Dan hasilnya cukup ampuh. Dosisnya kira-kira ¼ dari do­sis normal yang dipakai manusia,” terang­nya.

Penyakit yang paling ditakuti adalah flu burung yang cukup menghebohkan. Tapi jika kebersihan kandang benar-benar ter­jaga, tak perlu takut penyakit akan datang. Intinya tiap hari lantai kandang benar-benar dibersihkan. Jangan sampai ada kotoran sisa kemarin yang masih menempel. Guyur dengan air. Dan bila perlu gosok atau sikat hingga benar-benar bersih.

Selanjutnya jemur sangkar atau kan­dang di sinar matahari pagi, agar cepat ke­ring. Sinar matahari selain cepat mengering­kan kandang, juga bisa membunuh kuman penyakit yang menempel pada kandang. Dan untuk burung pun, panas matahari juga berguna. Bisa diserap tubuh sebagai energi panas untuk pengolahan berbagai macam zat berguna dalam tubuh burung.

 

Burung untuk Investasi


Sampai saat ini burung Kenari termasuk dalam jajaran bu­rung yang harganya terhitung masih mahal. Untuk Kenari jenis wortel memang paling mahal. Warna bulunya yang mirip da­ging sayur wortel memang men­jadi penanda khusus. Bulu-bulu­nya sangat halus. Dengan warna merah persis wortel, ia memang mampu menyihir siapa saja yang menatapnya.

Apalagi jika kicaunya sudah sempurna, tentu semakin menambah har­ganya. Biasanya umur 6 hingga 7 bulan burung Kenari sudah dianggap dewasa dan bisa berkicau normal. Jika masih beru­mur 2 minggu hingga 1 bulan ia paling-paling hanya bisa ngriwik (asal bunyi), atau masih be­lajar berkicau.

Bahkan menurut standart hobiis bu­rung, jenis kicau Ke­nari yang paling sem­purna adalah yang mampu berkicau hingga 13 variasi tanpa henti dalam sekali kicauan panjang. Untuk kelas sempurna ini, biasanya harga sudah mencapai jutaan rupiah. Apalagi jika ia bisa memenang­kan kontes burung, tentu har­ganya akan lebih terdongkrak berlipat-lipat lagi.

Di beberapa tempat ada yang menggolongkan jenis Ke­nari dalam tipe biasa dan tipe York Sheer. Tipe biasa adalah bentuk tubuhnya normal atau terhitung kecil. Sementara tipe York Sheer tubuhnya terlihat super gede. Untuk bakalan atau yang masih anakan harga yang tipe super gede atau York Sheer sudah dipatok Rp 1, 25 juta per ekornya. Sementara yang biasa cuma ratusan ribu saja.

Sementara ada juga yang menggolongkan dengan tipe F1 dan F2. Anggap saja tipe F1 sama dengan kualitas unggul. Sementara tipe F2 adalah kua­litas di bawahnya. Saat ini har­ga di pasaran untuk bakalan F1 sekitar Rp 300 ribu. Sedangkan F2 hanya sekitar Rp 200 ribu. Nah jika melihat harga-harganya yang menggiurkan, tentu tak salah jika burung Kenari seka­ligus dijadikan investasi bisnis selain sebagai penyaluran hobi.

Lalau bagaimana untuk ho­biis pemula yang berkantong tipis? Cari saja jenis Kenari yang paling terjangkau kantong. Jenis Kenari yang paling murah ada­lah Kenari yang warna bulunya hijau. Harga dewasa yang sudah berkicau paling hanya Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu. Tentu harga bakalan yang lebih kecil pasti lebih murah lagi.

Di pasaran harga Rp 50 ribu sudah umum untuk jenis baka­lan Kenari Hijau ini. Meskipun harganya murah, jika hobiis pu­nya banyak, tentu sebuah harta karun yang lumayan. Apalagi jika hobiis pandai menyilangkan jenis-jenis burung Kenari. Siapa tahu nanti malah mendapat bakalan hasil silangan yang sa­ngat menawan. •


Info Lebih Lanjut Hub:

Hariyo

Pasar Kliwon, Solo, Jateng




Komentar

ramuan obat69
jual obat kuat,obat pembesar penis,alat bantu sex pria wanita,kosmetik hub 081214654878 bb 79bdbe0 dklik http//vimaxobatkuat.com

Jan 05, 2015 - 11:01

Tulis komentar anda di sini..
Submit
Daftar Member Gratis
Jumlah post : 3044
Jumlah member : 3353
Facebook
Twitter
News
Beta Testing PusatAgro.com
2012-04-29 17:44:51

Per tanggal 01-12-2011 kami meluncurkan website PusatAgro.com (Beta)

Kami akan mengecek system kami, jika ada bug (error) yang dijumpai silakan kabari kami.



 

Copyright © 2011 PusatAgro.com, All Rights Reserved.